Bukanlah hal yang aneh lagi apabila penduduk Indonesia memiliki account profile di situs jejaring facebook. Mulai dari para siswa
sekolahan, mahasiswa, pengusaha, pegawai, atau bahkan sampai para pensiunan bisa dipastikan
sebagian besar dari mereka sudah mendaftarkan dirinya di situs jejaring facebook. Hal ini membuktikan akan
kebutuhan manusia untuk berkomunikasi dengan sesamanya.
Setiap
individu memang tidak bisa lepas untuk saling melakukan komunikasi dengan individu
lainnya. Kini adanya facebook semakin
mempermudah keinginan manusia tersebut. Kita tak harus datang ke tempat lawan
bicara kita. Cukup duduk di depan komputer atau memegang media komunikasi
telepon genggam, kita sudah dapat berkomunikasi dengan orang lain antar wilayah
atau bahkan antar negara. Bukan pemandangan yang aneh lagi apabila ada
seseorang yang sedang duduk di depan layar monitor dengan tampilan situs
jejaring facebook ini. Bahkan kini
tampilan facebook-lah yang mewarnai
layar-layar komputer di berbagai warung internet.
Saat
ini, bahkan ada beberapa orang yang mengatakan bahwa dirinya tidak bisa berhenti
untuk menggunakan situs pertemanan yang satu ini. Mungkin dilihat dari minat
akan internet, ternyata penduduk Indonesia sudah banyak yang dapat memanfaatkan
penggunaan dari media komunikasi elektronik internet. Tapi dilihat dari sisi
kemajuan akan moral bangsa Indonesia, apakah femomena ini merupakan suatu kemajuan?
Sayangnya justru sebaliknya.
Fakta lain yang terjadi akibat
adanya situs pertemanan facebook
adalah bahwa ternyata bangsa Indonesia yang menggunakan facebook adalah seorang pribadi yang sangat sering mengeluh. Hal
ini dapat dilihat dari content yang
disediakan facebook, yaitu status update,
banyak terlihat kebanyakan para penggunanya menuliskan statusnya dengan isian
akan keluhan-keluhannya. Tak mengerti mengapa gemar sekali para pengguna facebook ini untuk selalu menuliskan
keluhannya. Mulai dari keluhan akan harinya, nasibnya, pekerjaannya, atau
bahkan hal-hal kecil lain disekitarnya dan berbagai kejadian lainnya. Ternyata
memang dilihat dari sisi psikologis setiap individu memerlukan suatu tempat
untuknya agar bisa mengeluhkan setiap kejadian yang terjadi disekitarnya. Tapi
apakah perlu untuk meng-update-nya
setiap hari dan bahkan setiap menit?
Sungguh hal ini adalah diluar kebermanfaatan dan hanya akan membuat
kita teringat akan hal-hal buruk akan setiap kejadian.
Bukankah sejatinya setiap individu mempunyai tempat bersandar yang tepat akan
setiap keluhannya? Tak lain dan tak bukan adalah Tuhan Penciptanya. Tapi
rasanya hal ini banyak tidak disadari oleh para pengguna facebook.
Ada
lagi suatu kemunduran yang disebabkan oleh situs femomenal facebook ini, yaitu
menjadikan individu penggunanya banyak menghabiskan waktu luang untuk hal yang
terbilang sia-sia dengan sekedar berkomunikasi atau mengobrol dengan sesamanya
lewat media elekronik ini. Bukankah membaca
atau beribadah lebih bermanfaat untuk mengisi waktu luang kita? Alih-alih kita
menghabiskan waktu kita untuk duduk berjam-jam di depan layar monitor untuk
sekedar mengobrol atu bersenda gurau dengan orang lain lewat salah satu content komunikasi lewat facebook, yaitu chat. Sungguh suatu harapan besar rasanya melihat
penduduk Indonesia lebih memilih menghabiskan waktu luangnya untuk membaca. Namun, hal ini jauh dari
harapan yang bisa diwujudkan apabila para penduduk Indonesia tetap memilih
bersenda gurau lewat situs facebook.
Setiap individu memang sejatinya tidak bisa dihindari untuk tidak saling berkomunikasi.
Tapi kitapun harus dapat meninjau, apakah bermanfaat lebih memilih sekedar
mengobrol lewat content chat facebook
dengan beribadah misalnya? Sungguh
manusia memang diciptakan untuk sering lalai dari mengingat kepada Tuhannya. Suatu harapan yang tak terkira bagi saya demi
melihat penduduk Indonesia lebih menggunakan waktunya untuk hal-hal yang
bermanfaat. Facebook memang sangat
bermanfaat untuk berkomunikasi dengan kawan lama, tapi kita pun harus dapat
meninggalkan hal-hal kesia-siaan yang bisa ditimbulkan dari penggunaan situs ini. Semoga kita termasuk golongan manusia yang bisa
memanfaatkan setiap waktu yang terlewat setiap detiknya.
last edited 9/05/2012
by me, isnawati
be my friend @ http://www.facebook.com/profile.php?id=1434021171

No comments:
Post a Comment