Monday, March 27, 2017

3 Langkah Ini Bisa Dicoba Agar Konsumen Segera "Klik" Membeli Produk Kita

Materi yang saya sharing ini asalnya dari penelitian tugas akhir kuliah yang memang biar sekali dayung 2-3 pulau terlampaui, temanya sengaja masih kisaran bisnis:
"Pengaruh Social Media pada Brand Equity dan Dampaknya terhadap Keputusan Pembelian Konsumen"


Jadi, insyaa Allah materi kali ini layak dicoba karna memang sudah dilakukan penelitian oleh saya pribadi




Yang berhubungan dengan judul materi kali ini saya rangkum jadi beberapa poin/langkah apa yang sebaiknya dilakukan oleh para pemilik brand agar konsumen langsung "klik" membeli, here there are:

1. Membangun Brand Awareness
Kenapa harus duluan?
Karna konsumen saat mencari alternatif berbagai pilihan dalam memilih produk, akan lebih dulu mengevaluasi brand yang memang sudah mereka ingat.
Jadi, penting untuk kita membuat banyak orang SADAR kemudian INGAT dengan brand kita terlebih dulu.
Contoh simpelnya, brand apa yang langsung temen-temen ingat kalau saya sebut pasta gigi dan mie instan? ^^
Caranya dengan sering dan RUTIN melakukan iklan dengan tujuan utama membuat banyak orang KENAL dulu sama brand kita.
Nah, social media bisa banget dijadikan sarana mengenalkan brand.
Misalnya di fanpage, rutin memberi konten/status bermanfaat yang bisa banyak di-sharing (kalau bisa berhubungan dengan produk), syukur-syukur bisa jadi viral, kan nama fanpage-nya nyantol terus tuh di postingan itu

2. Menciptakan Brand Image
Jadi kalau di langkah pertama kita buat banyak orang kenal dan ingat, kalau di langkah kedua ini kita buat konsumen PERCAYA dengan keunggulan yang kita miliki.
Teruslah edukasi konsumen agar keunggulan produk kita MELEKAT di benak mereka.
Kalau para online shop bisa dengan menampilkan testimoni, foto paket terjual, dan lainnya yang intinya membuat konsumen YAKIN.
Untuk yang skala coorporate, perjalanan brand image ini bisa panjang dan lama, contohnya image berkelas kalau kita sebut brand Apple atau Mercedes Benz.

3. Menambah Yakin dengan Perceived Quality
Next step, setelah konsumen percaya dengan image brand kita, selanjutnya membuat mereka bertambah keyakinannya dengan kualitas yang bisa dirasakan (perceived quality).
Nah, di langkah ini faktor produksi sangat berpengaruh, dimana kita harus buat produk yang memang kualitasnya sesuai dengan image yang sudah diciptakan di langkah 2.
Jangan sampai kita buat image produk yang terlihat mewah tapi bahannya kualitas bawah, huhuhu...

Nah itu tadi 3 tahapan yang bisa langsung dipraktekkin supaya saat konsumen lagi butuh beli sesuatu, langsung inget dan "klik"-nya ke produk kita ^^

Segini dulu yah sharing-nya, belum bisa banyak, sambil nyuapin anak di mobil
Semoga bermanfaat
Insyaa Allah dilanjut lagi ^^

Saturday, March 25, 2017

Bisa Lebih Mahal dari Kompetitor tapi Lebih Laris

Bertemu lagi di sharingan ala emak isna ^^
Kali ini saya mau coba kasih tips buat para emak pebisnis yang sering gundah gulana lelah jiwa gara-gara "perang harga" :D

Sebelum panjang lebar, ini ada ilustrasi gambar dari page Marketing Strategy.
Disini udah bisa nangkep gimana cara bikin produk kita lebih mahal dari produk sejenis or kompetitor?

Yap, poinnya adalah soal BRANDING.
Mungkin produk bisa sama, kualitas bisa diadu, rasa beda tipis, atau bahan bakunya eta-eta keneh kalau kata orang Sunda mah :D

Tapi... Yang membedakan adalah NILAI LEBIH yang dirasakan konsumen sehingga mereka mau membayar LEBIH MAHAL.
Inilah efek dari aktivitas mem-branding produk :)

Nilai lebih itu suatu hal istimewa yang bisa konsumen dapatkan diluar produk, bisa pelayanannya lebih memuaskan, bisa kemasannya lebih menarik, atau hal lain yang membedakan produk kita dengan kompetitor.

Kalau sesuai gambar ini, sepertinya yang sering lama-lama ngopi di Starbucks udah paham nilai lebih apa yang mereka rasakan.
Selain kopi yang mereka beli, mereka sebetulnya juga membeli gengsi dan kenyamanan yang ditawarkan oleh brand kopi satu ini.

Nah... Membuat nilai lebih itu memang biasanya perlu proses yang lumayan bikin capek, tapi masih lebih mending capeknya dari ngerasain lelah hati dan tipis profit bahkan sepi pembeli gara-gara perang harga ^^

Buat yang masih mau produknya bisa makin laku padahal harga lebih mahal dari kompetitor, sudahkah melakukan branding untuk produkmu?? :)
.
.
.
*dari status Sharing 10 di FB personal saya: fb.com/isna.Venusocial

Friday, March 24, 2017

Menjadi Ibu Agen Perubahan

Bertemu lagi dengan Nice Homework dari Matrikulasi Ibu Profesional yang semakin membuat saya pribadi Insyaa Allah lebih mantap menentukan arah misi hidup :)
Alhamdulillah kali ini sudah masuk tugas terakhir, dimana setelah NHW 9 ini, para peserta matrikulasi akan diberi label "lolos" oleh tim fasilitator dan melanjutkan program Bunda Sayang.

Materi ke-9 ini seputar bagaimana seorang ibu mampu mengenal passion/minatnya dan mampu mengamati isu sosial yang berada di sekitar, lalu berusaha membuat ide-ide yang bisa dia lakukan untuk menyelesaikan isu sosial tersebut.
Hal tersebut memang sudah lama saya cita-citakan dan memang NHW 9 ini sudah dalam proses saya kerjakan sampai saat ini dan Insyaa Allah akan terus berlanjut :)
Lewat bisnis saya bernama Venusocial, saya memang menjadikan kemampuan yang saya miliki untuk membantu para ibu berbisnis yang semoga cita-cita saya mewujudkan "generasi ibu yang ahli berbisnis dari rumah" bisa terwujud, aamiin...

And here my NHW 9 ^^


Thursday, March 16, 2017

Tips Buat Si Susah Fokus Nentuin Barang Dagangan


Setelah 2 bulan isi blog ini berkutat pada NHW alias tugas dari matrikulasi Ibu Profesional, marilah kita isi kembali blog ini dengan sesuatu lain, hihi :D
Dimana sesuatu ini juga saya tujukan sebagai pengaplikasian dari berbagai NHW yang sudah dikerjakan, anggaplah sebagai bentuk komitmen dan pembaharuan baru dalam diri saya :)
 
Oke, tulisan kali ini sebelumnya sudah di-post pada status update FB personal saya.
Disini tertulis "Sharing 9", jadi memang saya sejak lama merutinkan memberi sharing berupa artikel "lumayan serius" yang lebih banyak isinya seputar tips/ilmu marketing, sesuai keilmuan yang saya kuasai :)
 
Hari ini, dari sharing ke-9 dulu yaa, nanti insyaa Allah saya akan post sharing-sharing sebelumnya di blog ini juga ^^
Cekidot:
 
Sharing 9

>>Tips Buat Si Susah Fokus Nentuin Barang Dagangan<<

Sebelum masuk tipsnya, kita perjelas dulu yaa, si susah fokus nentuin barang dagangan ini yaitu dia, kamu, kita, mereka, yang bawaannya pengen ganti-ganti barang dagangan terus :D
Lagi trend jualin barang A, ikutan.
Masih banyak stock dagangan B, jualin.
Stock B abis, ganti stock C aja soalnya dapet untung lebih banyak.
Eh ada temen lagi produksi barang D, dia daftar jadi resellernya.
Trus mumpung bentar lagi lebaran, dia jualin juga produk E.
:D

Gitu aja terus gonta-ganti dagangan hobinya, hihi...

Di tiap kesempatan training atau sharing session, saya sering nyaranin kalau jalanin bisnis itu mesti FOKUS.

Nah, kalau memang kita tipe yang susah fokus, tips saya:
"cari suatu segmen market tertentu yang kita kenali dunianya"

Maksudnya gimana?

Jadi, sebelum mulai jualan, kita udah lebih dulu nentuin pembeli tipe seperti apa yang kita sasar.
Bisa ibu-ibu, bisa bapak-bapak, bisa kalangan profesional, bisa para hobi masak, bisa hewan lovers, bisa juga remaja abege gahol :D

Kita ambil contoh segmen ibu-ibu, kaum ini kebutuhannya banyak loh, mulai dari urusan dapur sampai urusan anak-anaknya, jadi kita bisa menawarkan berbagai tipe produk.
Trus langkah selanjutnya kalau mau jualan di FB, kita mulai add friend kalangan ibu-ibu, mulai memberi update status yang berisi apa yang mereka suka, misal tips parenting, tips masak, dll.
Dari sini kita MELAYANI kesukaan mereka terlebih dulu, masuki "dunianya", lalu akan tiba saatnya waktu yang pas untuk menawarkan berbagai dagangan ^^

Lebih enak lagi kalau kita punya fanpage/akun social media khusus berisi postingan yang disukai si target market tersebut.
Udah sering liat kan ya fanpage yang awalnya berisi postingan tips/artikel/info bermanfaat lalu pada akhirnya disitu ada barang yang dijual juga ^^
Ini kalau dalam istilah internet marketing, ujung-ujungnya ya ada monetize :)

Gimana?
Ada manfaatnya kah tips agak iseng ini? :D
Mudah-mudahan bisa dimengerti dan dipelajari yaa ^^

Misi Hidup dan Produktivitas

Bismillah...

Kembali lagi mengerjakan Nice Homework dari Matrikulasi Ibu Profesional yang kali ini semakin membuat merenung ^^
Tema kali ini adalah mengenai "Misi Hidup dan Produktivitas", materi yang disuguhkan sangat bermakna dalam dan membuat saya pribadi menjadi lebih terarah dalam menentukan ingin produktif di bidang apa.

Satu aktivitas yang diambil dari NHW 7 sebelumnya pada ranah suka dan bisa yang saya pilih adalah aktivitas menulis.
Saya menyukai aktivitas ini dan dari perjalanan produktivitas yang saya kerjakan mulai dari berorganisasi, berbisnis, memberi training, atau saat "menyicipi" bekerja kantoran, memang sumber kesemua itu pada potensi menulis saya ini, Alhamdulillah :)

BE
Saya menyadari potensi menulis yang saya miliki ini bukan dalam artian menulis novel, karangan, cerpen, atau menuangkan sebuah cerita fiktif. Saya lebih bisa menyampaian suatu pesan dalam sebuah tulisan atau yang sering saya lakukan belakangan ini yaitu aktif memberi training online yang notabene materinya berupa tulisan. Dari hasil temu bakat pada NHW 7 juga memang salah satu bakat saya adalah interpreter dan mediator, hal ini semakin menguatkan penyadaran bahwa memang saya berpotensi menyampaikan suatu pesan/materi dalam rangkaian tulisan. Berdasarkan hal ini, saya merenungkan untuk lebih memfokuskan potensi saya ini menjadi penulis keilmuan, dimana ilmu yang saya pilih tetap mengacu pada NHW sebelumnya yaitu ilmu psikologi marketing. 

DO
Dari hasil penyadaran diatas, saya merumuskan apa yang akan saya lakukan, yaitu untuk lebih sering berbagi tulisan mengenai keilmuan psikologi marketing dan juga melanjutkan aktivitas saya belakangan ini, yaitu menjadi trainer online dalam bidang psikologi marketing.

HAVE
Bila melihat kata produktivitas, kita akan mengacu pada kata karya. Saya ingin aktivitas menulis ini membuat saya terus produktif menghasilkan berbagai karya. Rincian karya yang ingin saya hasilkan yaitu:
- Memiliki karya tulisan online yang bisa dengan mudah dilihat banyak orang, bisa berupa tulisan di social media ataupun blog pribadi.
- Membuat berbagai materi keilmuan psikologi marketing yang bisa diajarkan pada banyak orang lewat training online.
- Dalam jangka panjang saya ingin juga membuat buku-buku yang bisa dijadikan sumber bacaan orang lain dalam bidang psikologi marketing. 

Lifetime Purpose
Menjadi penulis handal yang karyanya bisa banyak dimanfaatkan orang lain untuk kebaikan yang semoga bisa menjadi amal jariyah untuk tabungan akhirat kelak.

 Strategic Plan (5-10 tahun ke depan)
- Memiliki lembaga pelatihan training online berfokus pada bidang psikologi marketing bekerja sama dengan ibu produktif lainnya.
- Membuat karya tulisan yang dibukukan

New Year Resolution
- Belajar mendalami keilmuan psikologi marketing yang desain pembelajarannya sudah saya buat pada NHW sebelumnya.
- Rutin mengadakan training online yang memang sudah saya tuliskan pada indikator keberhasilan di NHW2.
- Lebih sering berbagi ilmu atau pesan kebaikan minimal lewat media sosial.

~end~

NB:
Hasil pengerjaan ini berdasarkan NHW 8 berikut:

Nice HomeWork #8
MISI HIDUP DAN PRODUKTIVITAS
Bunda, setelah di materi sesi #8 kita belajar tentang bagaimana pentingnya menemukan misi hidup untuk menunjang produktivitas keluarga. Maka saat ini kita akan lebih menggali bagaimana menerapkannya secara teknis sbb :
a. Ambil salah satu dari ranah aktivitas yang sudah teman-teman tulis di kuadran SUKA dan BISA (lihat NHW#7)
b. Setelah ketemu satu hal, jawablah pertanyaan “BE  DO HAVE” di bawah ini :
1. Kita ingin menjadi apa ? (BE)
2. Kita ingin melakukan apa ? (DO)
3. Kita ingin memiliki apa? (HAVE)
c. Perhatikan 3 aspek dimensi waktu di bawah ini dan isilah:
1. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu kehidupan kita (lifetime purpose)
2.Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu 5-10 tahun ke depan ( strategic plan)
3. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu satu tahun ( new year resolution)
Mulailah dengan PERUBAHAN, karena pilihannya hanya satu BERUBAH atau KALAH
Salam Ibu Profesional,
/Tim Matrikulsi IIP/

Thursday, March 9, 2017

NHW7 Tema Bunda Produktif

Hasil dari temubakat.com ada pada link:
http://temubakat.com/id/index.php/main/result?p=8f5b885e22cdea5a5a95f341484e073a&y=1990&m=07&d=21

Quadran aktivitas

1. Disukai dan bisa
- Menulis
- Mentraining orang
- Memasak
- Olahraga outdoor

2. Disukai tapi tidak bisa
- Membuat kerajinan tangan

3. Bisa tapi tidak disukai
- Menyetrika

4. Tidak bisa dan tidak disukai
- Bermain alat musik

Saturday, March 4, 2017

NHW 6 Belajar Jadi Manager Keluarga Handal

Aktivitas paling penting:
1. Ibadah yaumiyah terutama ibadah wajib
2. Menjalankan tanggung jawab sebagai istri & ibu (melayani kebutuhan suami serta mengasuh & mendidik anak)
3. Menjalankan aktivitas bisnis

Aktivitas tidak penting:
1. Stalking socmed
2. Menonton film/video terlalu lama
3. Cuci mata di marketplace online

Aktivitas dinamis:
1. Mengasuh & bermain bersama anak
2. Belajar materi agama, keilmuan, parenting, dan rumah tangga.
3. Mengisi training

Aktivitas harian:
04:20 - 05:00 = bangun, sholat, tilawah/dzikir
05:00 - 06:00 = menjalankan bisnis/belajar diselingi menyusui anak
06:00 - 08:00 = memasak/menyiapkan kebutuhan suami, sarapan bersama, menemani anak bermain/jalan-jalan sambil mengantar suami kerja
08:00 - 10:30 = memandikan anak, memasak serta menyuapi, membersamai main/stimulasi, sholat dhuha, diselingi menjalankan bisnis/belajar
10:30 - 12:00 = menyusui anak tidur siang, belajar materi keilmuan, power nap
12:00 - 12:30 = sholat dzuhur + dzikir/tilawah
12:30 - 15:20 = makan siang, menyuapi anak, menemani bermain, diselingi menjalankan bisnis/belajar
15:20 - 15:40 = sholat ashar + dzikir/tilawah
15:40 - 18:00 = memasak, memandikan anak, menyuapi anak + ajak jalan-jalan/bermain dengan tetangga
18:00 - 18:30 = sholat magrib + tilawah/dzikir
18:30 - 20:00 = bersih-bersih anak sebelum tidur, menyusui sambil stimulasi jelang anak tidur, sholat isya + tilawah/dzikir
20:00 - 20:30 = dinner dengan suami
20:00 - 22:30 = menjalankan aktivitas bisnis atau mengisi training online, quality time dengan suami
22:30 - 04:20 = tidur diselingi menyusui anak