Saturday, March 25, 2017

Bisa Lebih Mahal dari Kompetitor tapi Lebih Laris

Bertemu lagi di sharingan ala emak isna ^^
Kali ini saya mau coba kasih tips buat para emak pebisnis yang sering gundah gulana lelah jiwa gara-gara "perang harga" :D

Sebelum panjang lebar, ini ada ilustrasi gambar dari page Marketing Strategy.
Disini udah bisa nangkep gimana cara bikin produk kita lebih mahal dari produk sejenis or kompetitor?

Yap, poinnya adalah soal BRANDING.
Mungkin produk bisa sama, kualitas bisa diadu, rasa beda tipis, atau bahan bakunya eta-eta keneh kalau kata orang Sunda mah :D

Tapi... Yang membedakan adalah NILAI LEBIH yang dirasakan konsumen sehingga mereka mau membayar LEBIH MAHAL.
Inilah efek dari aktivitas mem-branding produk :)

Nilai lebih itu suatu hal istimewa yang bisa konsumen dapatkan diluar produk, bisa pelayanannya lebih memuaskan, bisa kemasannya lebih menarik, atau hal lain yang membedakan produk kita dengan kompetitor.

Kalau sesuai gambar ini, sepertinya yang sering lama-lama ngopi di Starbucks udah paham nilai lebih apa yang mereka rasakan.
Selain kopi yang mereka beli, mereka sebetulnya juga membeli gengsi dan kenyamanan yang ditawarkan oleh brand kopi satu ini.

Nah... Membuat nilai lebih itu memang biasanya perlu proses yang lumayan bikin capek, tapi masih lebih mending capeknya dari ngerasain lelah hati dan tipis profit bahkan sepi pembeli gara-gara perang harga ^^

Buat yang masih mau produknya bisa makin laku padahal harga lebih mahal dari kompetitor, sudahkah melakukan branding untuk produkmu?? :)
.
.
.
*dari status Sharing 10 di FB personal saya: fb.com/isna.Venusocial

No comments:

Post a Comment