Friday, August 25, 2017

Ketidaksiapan Kami

Sebelumnya saya mem-posting family project terbaru kami yaitu mengajarkan Ihsan toilet training.
Kemarin sudah dicoba dan saya angkat tangan, saya sadar persiapannya belum matang.
,,
Sebetulnya saat kami mengadakan family forum dadakan untuk melakukan toilet training ini karena kebetulan popok Ihsan sudah habis dan suami saya mengatakan, "yauda ga usah pakai popok aja" dan dia bersedia membantu membersihkan hajat Ihsan nanti.
Disitu walau saya sadar ini serba dadakan, tidak ada salahnya untuk dicoba.
,,
Setelah bangun pagi, Ihsan saya sounding, " Ihsan, hari ini pipis sama eeknya di kamar mandi yaa kalau bunda sama ayah, popoknya coba dilepas ya".
Saat mandi pagi, Ihsan sempat pipis dan saya katakan, "nah, itu namanya pipis yaa, piii-pis, jadi kalau pipis di kamar mandi kaya gini yaa".
Lalu setelah mandi tidak saya pakaikan popok dan Ihsan bertahan tidak pipis sekitar 1 jam lebih.
Saya beberapa kali mengajaknya namun dia bergeming.
,,
Nah, yang seru, saat saya dan Ihsan ke indomaret, disitu dia pipis di depan kulkas tempat susu :D
Jujur saya kaget tapi mencoba tenang di depan Ihsan.
Untungnya karyawan indomaret menerima dan memaklumi, serta mau mengepel bekas pipisnya.
Di indomaret saya berinisiatif membeli popok untuk  berjaga-jaga.
,,
Pulangnya, walau sudah ada popok baru, saya coba lagi Ihsan tidak pakai.
Setelah makan siang, saya melihat tanda Ihsan akan BAB.
Lalu segera saya ajak dia ke toilet.
Ihsan sebetulnya senang dan mengerti saat dia didudukkan di WC.
Namun, sudah sekitar 10 menitan, BAB tidak keluar dan Ihsan menunjukkan ingin turun.
,,
Yang seru adalah, saat saya tinggalkan sholat zuhur, lalu mengecek Ihsan, disitulah ternyata dia sudah mojok BAB di celana :D
Saya tertawa dan segera angkat Ihsan untuk dibersihkan.
,,
Setelah saya mandikan, Ihsan sempat tidak saya pakaikan popok lagi tapi saya sedang bimbang apakah memakaikannya lagi atau melanjutkannya.
Pada akhirnya saya pakaikan Ihsan popok lagi dan seketika itu saya lega luar biasa :D
,,
Pertimbangan saya untuk menyudahi toilet training ini adalah memang persiapan yang belum matang, diantaranya:
1. Belum ada sounding intens
2. Belum menyiapkan perlengkapan seperti training pants, potty, perlak, dll
3. Saya sedang terkena flu, kondisi saya tidak fit, saya khawatir semakin tumbang.
4. Sejak awal kami memang merencanakan Ihsan toilet training setelah terapi speech delay-nya selesai atau minimal setelah Ihsan sudah bisa berkata "pipis" dan "eek" dengan lancar.
,,
Maka beberapa pertimbangan tadi menghentikan project toilet training ini ^^
,,
Selanjutnya kami akan lebih fokus pada terapi speech delay dan perkembangan bicara Ihsan.
Itu dulu yang ingin dikejar.
Semoga Ihsan bisa terus berkembang kemampuan bicara maupun kemampuan lainnya :)
.
.
#Day10
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP

No comments:

Post a Comment